FTISLAND & MBLAQ I News Update I Twitter Update I Pictures Update

[FANFIC] Happy Apartment part 2


Ringkasan part 1 : Hongki melewati ujian matematika dengan aman dan damai berkat bantuan Jongshi, kakak kelasnya yang juga tetangganya. Taemini bingung dengan sikap yang ditunjukan oleh Minho yang biasanya tidak pernah memperdulikannya disekolah itu tiba-tiba mengajaknya untuk pergi kesekolah bersama. Kangin dan Siwon berhasil menyelesaikan kerjasama mereka untuk membuat iklan parfum yang dibintangi oleh Siwon, Kangin mengadakan pesta untuk merayakan keberhasilan mereka, Heehee yang juga ikut dalam pembuatan iklan tersebut juga ikut merayakannya, alhasil Heehee yang memang kuat minum, tiba-tiba pingsan tidak sadarkan diri dan diantar pulang oleh Siwon (her secret admirer).

Part 2

Hongki-hyung..bagaimana ujianmu kemarin? kelihatannya kau tampak senang sekali, Biasanya juga setelah selesai ujian kau pasti akan mengamuk karena tidak sanggup menjawab soal-soalnya, tapi kemarin kau malah pulang dengan senyum yang mengembang “  Mir bertanya kepadaku  yang sedang memasak sarapan pagi untuk hyung dan untuknya.

“memangnya kenapa? Tidak pernah lihat  orang senang ya?, sirik saja sih kamu,”

“Yaaaa Hyuuuungggg!!! Aku kan Cuma bertanya, untuk apa juga aku sirik sama Hyung , memang patut dicurigai kenapa hyung tampak bahagia banget sepulang sekolah kemarin, biasanya kan hyung…”

“Yaaaaa… cukup bocah tengik!! Apa kau pernah merasakan panasnya pantat kuali ini jika mendarat dipipimu??”  Aku mengangkat kuali yang baru saja kupakai untuk memasak nasi goreng tadi dan menunjukannya kearah Cheolyong. Cheolyong pun kabur kekamarnya.

“whaeooo?? Kalian sedang ngobrol apa sih?, tadi aku dengar kalian menyebut pantat, pantat siapa yang sedang kalian bicarakan? Hongkia mau kau apa kan kuali itu?” Kangin hyung baru saja pulang dari lari paginya dan bingung melihat tingkah kedua dongsaengnya yang tidak pernah akur.

“mau ku tempelkan di pantat Cheolyong!!, hyung silahkan duduk nanti kusiapkan sarapannya” aku pun menyiapkan 3 piring dimeja makan.

Mendengar suara Kangin-hyung, Cheolyong memberanikan diri keluar dari kamarnya, Hongki-hyung tidak akan berani menyiksaku jika ada Kangin-hyung, yang ada malah Hongki-hyung mendapat tinju dari Kangin-hyung, batin Cheolyong.

“Hyung, aku butuh bantuanmu, apa kau bisa membantuku?” Cheolyong mendekati Kangin yang sedang duduk dikursi meja makan, dan Aku memandang geram kearah dongsaengku.

Cheolyong yang masih duduk dibangku SMP kelas 3, ia merupakan maknae dari sebuah Boyband yang terkenal di Korea, MBLAQ. Cheolyong adalah nama panggilannya dirumah sedangkan dipanggung orang lebih mengenal ia dengan nama Mir, Cheolyong seharusnya tinggal didorm MBLAQ

tapi Kangin-hyung memohon kepada manajer mereka untuk mengizinkanCheolyong untuk tetap tinggal bersama keluarga. Walaupun  Cheolyong suka sekali membuatku kesal tapi walaupun begitu aku tetap sayang kepadanya.

“tumben!, ada masalah apa?” Kangin menggoda Cheolyong.

“hyung, bisakah kau membantuku untuk pembuatan MV untuk album soloku?”

“mwo?? Maksudmu kau akan solo?” Kangin hyung dan aku terkejut mendengar permintaan Cheolyong.

“ne, Presdir kami, Bi hyungnim, menyiapkan sebuah lagu yang diciptakannya sendiri dan meminta aku yang menyanyikannya, ia juga menyerahkan semua urusannya padaku, aku dimintanya memilih sendiri tema MV nya dan sutradara yang akan membantu pembuatan MV tersebut, apa hyung bisa membantuku untuk pembuatan MV-nya? “

“cheongmalyo? Terlalu terburu-buru!, kalau boleh tahu apa tema lagu tersebut?”

“lagu tersebut mengisahkan seorang cowok yang terlalu malu untuk mengungkapkan perasaannya kepada gadis yang disukainya, aku mau hyung yang menentukan siapa yang akan menjadi bintang yang cocok dengan tema MV tersebut”

“Joh-a!, itu sangat mudah,pokoknya kau fokuskan saja dulu dengan rekamannya, jaga vocalmu dengan sebaik mungkin, soal MV biar aku pikirkan”

“aku serahkan semuanya pada Hyung, gomawo hyung” Cheolyong memeluk hyungnya dengan erat. Dan memasang ekspresi yang tambah membuatku geram.

“ Yaaa…kayak disinetron saja!! Cheolyongahhh, giliranmu untuk mencuci piring hari ini, kemarin aku sudah membereskan rumah, sekarang giliran kamu buat ngeberesin rumah ” Aku menengahi mereka berdua.

“oke Hongki baboyaaaa”

“mworago? Na chincayo!!”

Jongshi part :

“mulai hari ini sekolah kita akan mengadakan pelajaran tambahan sepulang sekolah, ini wajib diikuti terutama kalian yang sudah tingkat 3, kalian akan menghadapi ujian, kalian harus mempersiapkan diri dari sekarang”ujar  kepala sekolah menyampaikan kabar ini langsung kekelasku. Aku juga sudah mulai serius belajar mulai sekarang, aku harus lulus dengan nilai memuaskan, aku harus bisa membanggakan orang tuaku. aku melirik arlojiku, “wah sabar ya perut, aku tahu dari tadi aku tidak mengangkat telponmu” aku membuka handphoneku, dan mengirim pesan ke Hongki

To: Hongkay

Yaaaa,, my namjah^^, maukah kau menemaniku makan dikantin, aku tunggu! Kalau tidak datang, lihat apa yang akan terjadi !!!!!

Tidak lama kemudian handphoneku bergetar, dan benar itu jawaban dari Hongki.

From: hongkay

“Nee, my Yeojah, aku bersedia menemani noona kemana pun noona mau^^, tapi aku tidak mau kalau noona mentraktirku lagi!!”

Akupun memilih meja yang terdapat diujung sekali, dari sini aku bisa melihat rumah para penduduk disekitar sekolah kami, secara kantin kami terletak dilantai dua. Hongki belum juga datang. Aku pun mengiriminya pesan lagi.

To : Hongkay

“Yaaaa, dimana kau My Namjah?? Teganya kau membiarkan seorang gadis cantik menunggumu sendirian”

To : Jongshi-noona

Bersabarlah kalau mau bertemu Namjah yang tampan ~~kekekekek~~

Aku melihat kepintu kantin, tiba-tiba Hongki muncul sambil mengayunkan tangannya kearahku.

“miane noona, aku tadi dipanggil wali kelas jadi aku agak telat kekantinnya”

“waeo? Apa ada masalah?” Jongshi memasang wajah cemas kearah Hongki

“ania…aku termasuk dalam daftar 10 besar yang akan direkomendasikan sekolah untuk pertukaran pelajar”

“wah..Joh-ayo..chukae my namjah^^, aku bangga kepadamu hongstar,” aku mengusap poni Hongki dengan gemas, aku tidak tahu kenapa aku bisa merasa nyaman dan aman kalau berada didekatnya, aku bahkan rela mengorbankan waktuku kalau ia sedang membutuhkanku. Aku sangat menyukai kepribadiannya yang polos seperti anak kecil.

“Jongshiaaaa” tiba-tiba aku mendengar suara Sooyoung yang memanggilku dari jauh,wajahnya sangat kesal, aku sengaja meninggalkannya makan sendiri karena aku bosan menunggunya yang sibuk mengurusi ekskul cheerleadernya, dia selalu meninggalkanku sendirian dikelas bahkan saat jam pulang dia masih sibuk mengurusi ekskulnya tersebut, aku sadar memang tugasnya sangat berat, ia sebagai leader timnya memang sewajarnya yang paling sibuk, apalagi bulan depan akan diadakan pertandingan Basket tingkat SMA se-Seoul. “Dan sekilas info : Dia juga mantan pacar adikku, Minho”.

“hyaaaa..kau tega sekali ninggalin aku sendirian, aku terkejut melihat kau sudah tidak ada dikelas, kenapa kau tidak sms aku kalau kau sedang kekantin?” Sooyoung mengambil gelasku dan meminum hampir setengah Mocca shakeku, itulah kebiasaannya yang paling kubenci, huft.

“mwo? Bukannya aku tidak mau menunggumu, tapi aku tidak mau mengganggu urusanmu yang sibuk dengan pertandingan bulan depan” aku membantah perkiraan Sooyoung, sahabatku.

“ne..mianeooo, chakama, neo, namjah!, kalau tidak salah kau anak kelas 10 A bukan? Kau adik sutradara terkenal yang baru-baru ini membantu pembuatan iklan parfum terkenal itu kan? Kau juga punya adik artis kan, Mir MBLAQ?” Sooyoung bertanya panjang lebar kepada Hongki.

“ne..Hongki-imnida, ne Kangin-hyung yang menyutradarai iklan tersebut, Mir juga uri dongsaeng” Hongki menjawab dengan canggung didepan Sooyoung-noona.

“wahhhh Daebaaak!! Aku sudah lihat iklannya, bintang iklannya Siwon oppa, oppamu Jongshiah, dulu aku juga pernah menjadi salah satu model iklan yang digarap oleh Kangin-oppa dan dia memang sutradara yang baik. kundae…kenapa kau tidak jadi artis juga? Secara Hyung dan dongsaengmu semuanya terjun kedunia entertainment, padahal kau punya wajah yang tampan bukan, kalau aku jadi kau, aku akan memaksa kakakku untuk menjadikan aku artis” Sooyoung lagi-lagi mengambil alih suasana.

“Sooyoungahhh kau benar-benar membuatku malu”, batinku.aku pun langsung menengahi ucapan Sooyoung.

“Sooyoungahhhh jangan samakan Hongki dengan kau, Hongkiaa aku hari ini tidak bisa pulang  sama-sama kamu, mianeoo”

“whae?” Hongki bertanya langsung, aku bisa melihat wajah kekecewaan diwajah Hongki.

“mulai  hari ini kami ada jam tambahan untuk persiapan ujian, kau tidak apa-apa kan pulang sendiri, Hongkiaaa aku pasti sangat merindukanmu^^ kita jadi tidak bisa belajar bersama lagi tapi aku harap walaupun aku tidak bisa mengajarimu lagi aku harap kau terus belajar dan jangan menyerah, kalau ada pelajaran yang tidak kau mengerti, temui noona kekelas saja” Aku tanpa sadar berdiri, dan kakiku bergerak menuju kearah Hongki dan memeluknya, ini dibawah kesadaranku rasanya berat untuk tidak bertemu Hongki. Apa aku sudah terlalu menganggapnya sebagai adikku?. Sooyoung sahabatku terkejut melihat tingkahku, aku tahu dia pasti menyangka aku terlalu berlebihan, semua orang melihat kami.

“Noona tenang saja aku pasti tetap akan berusaha belajar dengan keras, tapi aku masih bolehkan curhat dengan noona walaupun Cuma lewat sms?”

“ne…kau bisa menemuiku pada akhir pekan, Hongkia..Cuma kau teman aku satu-satunya di apartment, kau tahu Siwon-oppa dan Minho semuanya sibuk dengan urusan masing-masing, aku sama sekali tidak ada teman dirumah” aku menggerutu.

“hyaaa, kalian berdua ini berlebihan sekali, Jongshiaa aku kan juga temanmu, kau masih bisa pulang bersamaku kan, apartmentmu dengan rumahku tidak terlalu jauh, jadi tenang saja, kau tidak akan kesepian” Sooyoung meyakinkanku, aku juga tahu Sooyoung memang tinggal tidak terlalu jauh dari apartmentku. Aku Cuma bisa lihat bagaimana kedepannya pulang tanpa ditemani my namjah, Hongki.

**

 “Taemina, kau serius mau masuk ekskul Cheerleader?” Hyebin menepuk bahuku, aku tahu semua orang pasti tidak menyangka aku akan bergabung di ekskul cheerleader, secara yang mereka tahu cheerleader identik dengan cewek cantik dan pintar dance. Semua orang meremehkanku ketika mendengar aku akan ikut seleksi penerimaan anggota baru tim cheer, termasuk temanku sendiri, Han Hyebin. “ne..aku sudah mutusin ini sudah cukup lama, dan kudengar bahwa ekskul cheerleader sekolah kita sekarang sedang mencari tambahan untuk tim mereka, karena bulan depan ada pertandingan basket tingkat SMA se-Seoul, ternyata bukan hanya basketnya, tapi kekompakan Cheerleadernya juga dinilai. Untuk itu aku pingin berpartisipasi dalam pertandingan ini. Dan juga aku belum punya ekskul apapun, dan juga kamu pikir mudah ya masuk ekskul cheer? Aku harus diseleksi dulu oleh ketua Ekskul cheer, Key-Oenie.” Aku kesal menjawab pertanyaan Hyebin itu. Aku tahu dia Cuma heran kalau cewek seperti aku ini mau ikut ekskul cheer. “ne..arasoyo!! Taeminaa bukan maksudku untuk memojokanmu, aku Cuma mau memberi informasi Key-oenie bukanlah leader yang mudah untuk didekati, sudah banyak siswi sekolah ini yang ingin masuk tim Cheer tapi ditolak oleh Key-oenie, dia orangnya sangat selektif dan disiplin. Tapi sebagai temanmu aku tetep dukung segala keputusanmu kok, selagi itu positif dan good luck gurl!!” Hyebin merangkulku dan menyemangatiku, dan sedikit membuatku semangat dan sedikit lebih percaya diri.

“Hyebinaa..apa kau bisa menemaniku ke CD store sepulang sekolah nanti? Aku mau cari Kaset Justin Timberlake untuk aku latihan dirumah, aku mau pakai lagu dia buat latihan” aku minta ditemani Hyebin untuk membeli kaset Justin Timberlake yang terbaru.

“Taeminah, mianeo..aku sudah ada janji dengan Ommaku, ceongmal miane” Hyebin tidak bisa menemaniku ke CD store, tidak ada jalan lain, aku terpaksa harus pergi sendiri, jika ditunda terus aku takut nanti tidak akan sempat untuk latihan dirumah dan audisinya tinggal beberapa minggu lagi.

Bel tanda pulang pun berdentang dengan nyaringnya, semua anak dikelasku sudah berkemas pulang, aku berjalan menuju gerbang sekolah bersama Hyun Ah, namun kami berpisah digerbang karena aku harus ke CD store, sendirian tanpa ditemani Hyebin. Tidak apa-apa, kapan lagi aku harus berani untuk pergi sendirian, pikirku.

Akhirnya akupun sampai disebuah toko buku namun sekaligus menjual CD dan Kaset orisinil, aku pun melangkah masuk. Suasana rapi yang diciptakan toko tersebut dengan dinding bercatkan kuning susu berwallpaper ornament bunga berwarna orange lembut membuat mataku tenang setelah seharian penat menatap suasana ramai dan ribut disekolah. Ditoko tersebut ada Ahjumah yang duduk dikasir, pengunjung toko tersebut juga bisa dihitung dengan jari. Aku langsung mencari kaset yang kumau.

“wah ketemu!!” aku terkejut dan mengeluarkan suara yang cukup keras, pengunjung toko dan kasir tersebut melihat kearahku, aku hanya bisa menunduk meminta maaf. Aku langsung membawanya ke kasir, aku harus mengantri untuk membayar kekasir, kulihat didepanku terdapat seorang Namjah dengan tubuh tinggi jangkung mengenakan seragam yang sama denganku, aku penasaran dengan wajahnya, akhirnya ia selesai melakukan pembayaran, aku sempat melirik apa saja yang dibeli namjah tersebut, yang terlihat hanya setumpuk komik seri. Namjah tersebut berbalik dan aku terkejut ketika aku melihat wajahnya dengan jelas, ternyata itu …

don’t be silent reader… ^_^

IntanOngkia

Your appreciation please....

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s