FTISLAND & MBLAQ I News Update I Twitter Update I Pictures Update

[fanfic] Happy Apartment (Apartment our’s love destiny)

Ini fanfic pertamaku, kuharap fanfic ku bisa mendapat respon  yang baik dari reader ^^.

Prolog

bodohnya menangis dan berkorban hanya karena cinta!!”. Kalimat  ini begitu mudah dilontarkan dari bibir seseorang tetapi begitu sulit untuk mempraktikannya.

“Apa kau masih tetap tersenyum ketika seorang  yang telah lama kau kenal tiba-tiba mengkhianatimu?”

“apa hatimu  masih sekeras batu ketika seseorang rela berkorban mati-matian demimu?”

Kegagalan cinta tidak harus membuat seseorang terpuruk, tetapi harus tetap berusaha mencari cinta lainnya yang mungkin bisa  mendapatkan lebih dari cinta sebelumnya.

Author : Intan Ongkia

Genre : Teen Romance (13+)

The casts : Choi ‘s Family: Choi Siwon (eldest brother), Choi Jongshi(lead cast), and Choi Minho (lead cast). Lee’s Family: Kangin (eldest brother), Hongki(lead cast), and Cheolyoung a.k.a Mir. Hee’s Family: Heehee (eldest sister) and Taemin (lead cast). Addition cast : Han Hyebin : You, Taeyeon, Yuri, Key.

Part 1         

Hongki POV

Aku mengancing kancing kemejaku dengan tergesa-gesa lalu menarik ranselku , dan langsung keluar dari ruangan tersebut sambil berlari kecil menuju kamar kakakku yang berhadapan dengan kamarku.

Ya…kangin hyung, cepat bangun!! aku sudah terlambat kesekolah ni, hari ini aku ada ujian, palliiii” aku membangunkan hyungku yang masih tertidur lelap bersama boneka babi pinknya. Aku menggoyang-goyangkan tubuh hyung yang lumayan tambun tersebut.

“ya…Hongkiaaa kau pergi sendiri saja” Kangin hyung mengoceh dengan mata yang masih tertutup.

“YAAAAAHHHHHH…HYUNGGGG” aku pun menjerit mendengar jawaban dari hyung  yang tidak mau mengantarku, padahal aku sudah membangunkannya dari setengah jam yang lalu.

“ Hongki hyung…suaramu POLUSI…….kalau mau pergi, pergi saja jangan mengganggu orang yang ada dirumah” Cheolyong, uri dongsaeng bangun dan ikut berteriak juga kearahku.

“DIAAAAMMMM KAU….ANAK KECIL TAU APA??” Aku pun keluar dari rumah dengan menghentakan pintu apartemen dengan keras.

Begitulah suasana apartemen kami, tidak pernah tidak ribut secara penghuninya namjah semua. Aku tinggal bersama Kangin hyung dan Cheolyong dongsaeng ku. Kami tinggal jauh dari orang tua. Berbeda sekali dengan tetangga depan kami yang penghuninya Yeojah semua.

Taemin POV

“oenie…kau dengar tidak, sepertinya Hongki bertengkar lagi dengan kakaknya” aku mendekati Heehee onnie yang sedang asyik mencat kukunya dengan polish terbarunya. (dan lagi-lagi, ia memilih warna yang ekstrim : GOLD”

“Ya…..Taemina apa kau tidak ada kerjaan lain selain menguping tetangga? Apa kau mau kukirim lagi ke desa tempat amma dan appa?”

,” Heehee oenie masih dengan sibuknya mengecat kuku kakinya.

Oenie lagi-lagi mengancamku akan mengirimku lagi ke orang tuaku (padahal aku nyamannya tinggal dikota daripada desa, dikota aku bisa ketemu Namjah yang cakep-cakep). Aku meraih tasku dan meminum sisa susu yang masih setengah gelas tadi. “aku pergi dulu onn”

“ne…hati-hati Taeminaa” Heehee  onnie melanjutkan kegiatannya kembali.

Aku berjalan disepanjang koridor apartment kami yang sangat sepi. Apartment ini salah satu apartment bintang lima di Seoul. semua yang tinggal disini mayoritas keluarga dari kelas atas, selebritis, dan  warga Negara asing yang sedang bertugas di Seoul. Pada awal sebelum aku menginjakan kaki di Seoul, Heehee onnie  mengajakku untuk tinggal bersamanya tapi aku menolaknya setelah mendengar kalau Onnie tinggal di sebuah apartment bukan dirumah pribadi, karena aku dulu menyangka kehidupan diapartment pasti membosankan dan terlalu instan, tapi kini aku menendang jauh anggapanku tersebut karena apartment ini menyediakan fasilitas yang sangat lengkap dan letaknya juga strategis dipusat kota.

Aku salut dengan onnie yang sanggup menyewa apartment semewah ini, dilihat dari pekerjaannya memang agak sedikit tidak percaya karena Onnie hanyalah seorang yang berprofesi sebagai tim creative disalah satu production house terkenal di Seoul. Tidak heran Onnie memiliki teman artis yang cukup banyak.

“ Taemina…” aku mendengar ada yang memanggilku dari belakang dan suaranya pun seperti tidak asing lagi. Aku pun berhenti dan menoleh kebelakang.

Dan ternyata itu Minho sunbae, tetanggaku yang tinggal dilantai atas tepat diatas apartment kami. Dia juga kakak kelasku disekolah.

“ne..Annyeonghaseo Minho sunbae-nim” aku membungkuk ke arahnya. Oppa yang satu ini kakak kelas yang paling banyak penggemar Yeojahnya, secara dia ketua OSIS sekaligus menjabat sebagai ketua ekskul basket.

“annyeong.. kau mau kesekolahkan? Barengan sama aku mau?”

(wah senyum Minho oppa membuat jantungku berdegub kencang) “mwo? Chinjayo?” Taemin pura-pura terkejut mendengar tawaran Minho .

Minho pun menahan tawanya melihat ekspresi bingung Taemin dan langsung menggaet tangan Taemin “kita barengan..oke”.

Aku bertambah deg-degan saat Minho sunbae menggaet tanganku. Disekolah ia tampak beda sekali, ia bahkan tidak pernah menegurku. Apa ini bukan Minho sunbae?.

Hongki part :


“aigooo…untunglah aku belajar semalam, kalau tidak, mungkin hanya kertas kosong lagi yang kukumpul kedepan” aku memutuskan untuk kekantin karena perutku sudah memanggil untuk yang ke sekian kalinya. Setibanya  dikantin aku bertemu Jongshi noona yang sedang duduk sendirian. Aku pun menghampirinya.

“annyeong Jongshi noona, apa aku boleh duduk disini?” Aku meminta izin terlebih dahulu, Jongshi noona adalah kakak kelasku, ia juga tinggal di apartment yang sama denganku. Jongshi noona orang yang sangat baik dan sangat dewasa. Dia juga sering mengajariku menyelesaikan PR dan ia juga sering mentraktirku makan siang sepulang sekolah.

“Yaa Hongkia..sejak kapan kau izin dulu untuk duduk disebelahku, apakah kau sedang demam? Atau telingaku yang salah dengar?” Jongshi  noona menyentuh dahiku, sambil tertawa mengejek. semua orang menatap kami terutama Namja-namja yang menatapku sinis karena Jongshi noona sangat memperhatikanku.

“ania…Yaaa noona semua orang menatapku, aku kan jadi malu?” Aku menepis tangan noona, sambil melihat sekelilingku dan para Yeojah tertawa melihat kami.

“aigooo…kenapa harus malu ,Yaaa bagaimana ulanganmu hari ini?”

“ne..gomawoio noona, kalau noona tidak membantuku  kemarin, mungkin hanya kertas kosong lagi yang kukumpulkan, tapi hari ini aku berhasil mengisi semuanya, Naega cheongmal gomawoio…”

“Joah…cheonmaneo, kalau kau butuh bantuan lagi jangan sungkan untuk datang ke apartmentku. Aku senang kalau bisa membantu orang, Yaa..apa kau sudah makan? hari ini aku yang traktir deh karena kamu sudah berhasil melewati ujian dengan aman dan selamat” Jongshi noona memesan Cha-jang Myun, noona sangat tahu apa yang sedang kupikirkan.

“andwaeyo…..gomawoio, seharusnya aku yang mentraktir noona” aku menolak, Jongshi noona sudah sangat baik kepadaku.

“ania, kwincanayo..aku hanya ingin mentraktirmu , lagipula aku akan sangat senang kalau bisa mentraktirmu, oke” Jongshi noona mencubit pipiku dengan gemasnya.

 

Siwon part :

“oke, tanganmu letakkan di bahu modelnya” Kangin mengarahkan gaya model yang sedang melakukan syuting  untuk iklan parfum. Model tersebut adalah  Choi Siwon. Selang beberapa lama syuting pun selesai.

“Kangin hyung, bagaimana hasil potretannya? Apa masih ada yang kurang”  aku menghampiri Kangin hyung yang sedang melihat hasil potretannya. Heehee-shi menghampiriku sambil menyeka keringat diwajahku. “gomawo Heehee shii”.

“ania..semuanya sudah bagus tinggal diberi efek sedikit saja, gomawoio untuk kerjasamanya hari ini aku senang dapat bekerjasama denganmu, chom..apa kau punya waktu hari ini, bagaimana kalau kita rayakan dengan pergi ketempat karaoke, Heehee-agassi apa kau mau ikut?” Kangin mengajak Heehee untuk bergabung bersama mereka, mereka sudah seharian mengerjakan  syuting ini, semua tim juga ikut untuk merayakannya, Kangin selaku sutradara memang sangat bijak merekrut timnya, Heehee yang juga tergabung di tim kreatif di Box Production -nama production house yang didirikan dan dipimpin oleh Kangin- sebagai penyunting gambar.

“ne Heehee noona juga ikut ya, ehm gomawoio untuk semua yang membantuku hari ini” aku membujuk Heehee noona untuk ikut dan aku juga berterimakasih kepada tim creative yang telah membantuku menyelesaikan syuting iklan sekaligus pemotretan untuk iklan ini.

“joh-a!, aku juga ikut”

Mereka pun pergi bersama, Kangin hyung  dan aku berduet bersama menyanyikan lagu Sorry-Sorry dan tak lupa diiringi dengan dancenya yang khas. Heehee-noona hanya menatap kami sambil tertawa lepas, diruangan tersebut penuh dengan semua orang yang telah bekerja seharian untuk iklanku.

“ Heehee-shii kwencanaio?” aku menggoyangkan tubuh Heehee-shii yang tergeletak disofa panjang tersebut. (sepertinya ia minum banyak sekali).

“waeo? Heehee-agassi .. sepertinya ia minum sangat banyak, hya…dia minum berapa banyak tadi?” Kangin hyung bertanya kepada Yeojah-model yang duduk disebelah Heehee selama party.

“Heehee-oenie minum sangat banyak tadi, aku sudah melarangnya tapi malah aku yang dimarahinya, aku takut ngebantahnya oppa, aku pernah mencoba melarangnya malah aku mendapat lima jari dipipiku, Oenie memang sangat kuat minum, ia bahkan bisa menghabiskan 5 botol soju, sebaiknya oppa mengantarnya pulang, kasihan Oenie”

“kudaeo..aku yang akan mengantarnya” aku menawarkan diri untuk mengantar Heehee-shii, karena kami tinggal di apartment yang sama denganku, sebenarnya ruang apartment Kangin-hyung lah yang lebih dekat dengan dengan kamarnya, mereka tinggal berseberangan.

“baiklah, miane aku tidak bisa mengantarnya dan aku juga harus menjemput Mir di dormnya, dia sudah menelponku beberapa kali, annyeonghi gaseyo!” Kangin-hyung meninggalkan kami, dan teman-teman lainnya yang juga sudah naik kemobil yang siap mengantar mereka.

“kami duluan ya, bye bye..jalja!” sopir Han, sopir khusus yang disiapkan untuk mengantar para kru film kemana saja, melambaikan tangannya kearahku yang sedang memangkul Heehee shii dibahuku.

“ne..jalja!” aku pun membuka mobilku dan pulang.

Sesampainya diapartment, aku menekan tombol bel apartment berharap Taemina belum tidur.

“ne, chakamanio..” Taemina berteriak dari dalam dan membuka pintu apartmentnya, mata bulatnya langsung terkejut melihat kami berdua.

“whaeo? Oenie kenapa?…Oenie kau pasti minum lagi!!, oppa mianeo sudah membuatmu repot”

“ania, dimana kamarnya? Taemina antarkan aku kekamarnya”

Taemin mengantarkan aku kekamar Heehee-noona, aku meletakannya ketempat tidurnya yang berseprei warna pink, semua yang ada dikamar Heehee-noona serba pink, mulai dari cat dindingnya,tirai kamarnya. Aku sempat melihat beberapa foto hasil potretan Heehee-shii yang ditempelkannya disamping meja riasnya yang bercat putih.

“Taemina, aku pulang dulu, sebaiknya kau cepat gantikan baju Oeniemu yang terkena muntahnya sendiri”

“sekali lagi Mianeo oppa sudah merepotkanmu, gomawoio sudah mengantar Heehee-oenie”

Aku pun senyum kepada Taemin , kami pun saling membungkuk. Aku sempat menaruh tanganku didahi Taeminie yang berponi jamur tersebut, aku tahu Taemin sangat cemas dengan kebiasaan Heehee yang suka mabuk tersebut.

continue….

Tolong saran dan kritik yang membangun ya!!! Gamsahamnida


Your appreciation please....

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s